#TanyaKrismapedia

“Katekismus Gereja Katolik 2357, 2358

Ajaran resmi Gereja Katolik membedakan antara kecenderungan homoseksualitas dengan tindakan homoseksualitas.

Kecenderungan Homoseksual ≠ Tindakan Homoseksual
merupakan godaan, dan merupakan hal yang
jika tidak ditindaklanjuti, tidak baik dan
tidak berbuah menjadi tidak dapat dibenarkan.
tindakan, sehingga bukan Tindakan homoseksual
merupakan suatu dosa. adalah suatu dosa.

Dengan kata lain, ketertarikan terhadap sesama jenis baru menjadi dosa, jika diwujudkan dalam tindakan.
Hal ini sama seperti seseorang yang tergoda untuk mencuri, tetapi tidak melakukannya, maka hal itu bukan merupakan suatu dosa.

GEREJA TIDAK MENDISKRIMINASI ORANG-ORANG DENGAN KETERTARIKAN SESAMA JENIS

Identitas dasar kita adalah Anak-anak Allah.

“”Manusia, diciptakan dalam gambar dan rupa Allah, TIDAK bisa dideskripsikan dengan referensi terhadap orientasi seksualnya semata. Setiap orang yang hidup di muka bumi memiliki masalah dan kesulitannya sendiri, tapi juga tantangan untuk bertumbuh, kekuatan, talenta, dan juga karunia.

Hari ini, Gereja menyediakan konteks yang sangat dibutuhkan untuk pelayanan terhadap manusia ketika ia menolak untuk mempertimbangkan seseorang sebagai ‘heteroseksual’ atau ‘homoseksual’ dan mempertahankan bahwa setiap orang memiliki identitas yang mendasar: ciptaan Allah, dan dengan rahmat, anak-Nya dan ahli waris terhadap kehidupan kekal.””

– KARDINAL JOSEPH RATZINGER, 1986

Apa yang Harus Dilakukan jika Memiliki Ketertarikan dengan Sesama Jenis?
1. mempersembahkan kecenderungan tersebut kepada Tuhan, mempersatukan kesulitan mereka dengan kurban salib Tuhan, dan mengusahakan hidup murni sesuai dengan ajaran Gereja Katolik Roma mengenai homoseksualitas;

2. mengabdikan seluruh hidup bagi Kristus melalui pelayanan kepada sesama, melalui bacaan-bacaan rohani, doa, meditasi, bimbingan rohani secara pribadi, serta sering menyambut Sakramen Tobatdan Ekaristi Kudus;

3. menanamkan semangat persahabatan untuk saling berbagi pendapat dan pengalaman, dan dengan demikian memastikan bahwa tak seorang pun dari mereka akan harus menghadapi masalah-masalah homoseksualitas seorang diri;

4. menyadari kebenaran bahwa persahabatan murni tanpa pamrih bukan saja mungkin, melainkan juga diperlukan dalam hidup selibat Kristiani, dan mendorong satu sama lain dalam menjalin serta membina persahabatan yang demikian;

5. menghayati hidup yang dapat menjadi teladan baik bagi kaum homoseksualitas lainnya.”

Kategori

REKOMENDASI

Min, kenapa Paskah identik dengan telur?

Telur Paskah berkembang dari tradisi-tradisi lokal yang menghubungkan telur dengan Paskah. Agak sulit mengetahui pastinya dari mana. Sebagai contoh di waktu silam, ada daerah-daerah tertentu dimana penduduknya punya kebiasaan saling

Go to Top