#TanyaKrismapedia

Pada dasarnya praktik memanggil arwah / mencari fenomena2 spiritual demi menyingkapkan suatu rahasia ilahi demi kepentingan pribadi itu termasuk pelanggaran terhadap Perintah Tuhan. Kita hanya diperbolehkan mengandalkan Tuhan saja, bukan roh-roh lain.

Pertama, tentu saja jangan serta merta percaya, tetaplah berpegang teguh dalam iman dan dalam kesatuan dengan Gereja Katolik.

Kedua, perhatikan ciri2 / isi pesan yang diklaim didapatkan dari roh-roh tersebut, apakah bertentangan dengan ajaran Gereja Katolik atau tidak ( tentu ini menjadi sulit kalau kita sendiri pun kurang memahami ajaran Gereja Katolik).

Ketiga, perhatikan apakah orang itu, yang ngaku punya “bakat-bakat spiritual”, berada dalam ketaatan di dalam Gereja Katolik.

Keempat, kita perlu mencari tahu, apakah otoritas Gereja sudah menyelidiki orang / hal tersebut. Apakah Gereja sudah mengeluarkan keputusan mengenai hal tersebut: diterima atau ditolak, dianggap otentik atau tidak otentik atau diragukan.

Pesan terakhir dari Sy. Yohanes dari Salib, kita TIDAK BOLEH mengejar dan mengandalkan fenomena-fenomena spiritual.

Kategori

REKOMENDASI

Min, kenapa Paskah identik dengan telur?

Telur Paskah berkembang dari tradisi-tradisi lokal yang menghubungkan telur dengan Paskah. Agak sulit mengetahui pastinya dari mana. Sebagai contoh di waktu silam, ada daerah-daerah tertentu dimana penduduknya punya kebiasaan saling

Go to Top