#TanyaKrismapedia

“Kita ngga bisa membuat seseorang jadi mau mengampuni sesamanya. Mengampuni perlu ketulusan dalam hati dan itu ngga bisa dipkaskan. Kita perlu rahmat Tuhan untuk membantu kita mengampuni.

Semua orang bebas dan memiliki waktu untuk memproses perasaannya masing-masing. Kalau memang masih marah ya wajar kalau belum bisa mengampuni. Give them time and space to think and pray.

Perlu kesadaran bahwa kita semua perlu mengampuni karena kita udah lebih dulu diampuni. Kalau kita menyadari sungguh bahwa kita sendiri punya banyak kelemahan dan dosa masing-masing, ngga heran kalau orang lain juga punya kelemahan dan dosanya masing-masing kan.

Mengampuni bukan berarti kita menyetujui perbuatan salah seseorang, tapi kita tidak mau mengingatnya lagi, kita mau melepaskan hal itu.. Jadi kalau mengampuni terasa susah karena buat orang lain, coba aja berpikir bahwa dengan mengampuni kita juga akan meringankan kehidupan kita, kita melepaskan hal yang ngga penting (hal negatif) dari hidup kita. Kita menjadi lega dan penuh sukacita selalu.. Tentu saja kalau kita ulit mengampuni, langkah pertamanya tanpa perlu dibuat-buat katakan saja perasaan kita ke Tuhan, dan minta rahmat untuk dapat mengampuni sesama sesuai kehendak-Nya.”

Kategori

REKOMENDASI

Min, kenapa Paskah identik dengan telur?

Telur Paskah berkembang dari tradisi-tradisi lokal yang menghubungkan telur dengan Paskah. Agak sulit mengetahui pastinya dari mana. Sebagai contoh di waktu silam, ada daerah-daerah tertentu dimana penduduknya punya kebiasaan saling

Go to Top