#TanyaKrismapedia

Ini bukan sekedar teori namun memang sungguh diimani oleh Gereja sejak zaman Gereja perdana. Pada zaman awal Gereja perdana, belum ditulis Kitab Suci, maka umat mengandalkan ajaran lisan para rasul. Bayangkan demikian, para rasul yang begitu intim dengan Yesus / Bunda Maria pasti pernah mendengar kisah kelahiran Yesus secara langsung. Bunda Maria juga pasti ingat betul kapan ultahnya Yesus. Tradisi ini terus diturunkan oleh umat, sampai demikianlah tgl 25 Desember diimani secara universal dalam Gereja bahwa benar sebagai hari kelahiran Tuhan Yesus karena berasal langsung dari Tradisi Suci ini.

Sederhananya, tgl 25 Desember itu karena kelahiran Yesus bisa diperhitungkan dari perkandungan dan kelahiran Yohanes Pembaptis. Yohanes Pembaptis mulai dikandung sejak ayahnya yang adalah seorang imam kena jackpot untuk melakukan tugas keimamannya (Luk. 1:8).

Para ahli berhasil mengetahui bahwa hari Zakharia mendapatkan undi adalah bulan September, berdasarkan tradisi Yahudi. Jika kita tambah 9 bulan kehamilan, kita mendapatkan bulan Juni. Nah, dari sinilah Gereja Katolik memang merayakan kelahiran St. Yohanes Pembaptis pada tgl 24 Juni.

Kemudian, kita tahu waktu Yesus mulai dikandung, Yohanes Pembaptis sudah berumur 6 bulan di dalam kandungan ibunya, Elizabeth (baca di Lukas). Artinya, St. Yohanes Pembaptis berumur 6 bulan lebih tua dari Yesus.

Maria tinggal bersama mereka selama tiga bulan, sehingga di hari kelahiran Yohanes Pembaptis di 24 Juni, usia Yesus di dalam kandungan sudah 3 bulan. Tinggal 6 bulan lagi. Jika, kita tambahkan 6 bulan ke 24 Juni, kita akan sampai di 24-25 Desember.

Kategori

REKOMENDASI

Min, kenapa Paskah identik dengan telur?

Telur Paskah berkembang dari tradisi-tradisi lokal yang menghubungkan telur dengan Paskah. Agak sulit mengetahui pastinya dari mana. Sebagai contoh di waktu silam, ada daerah-daerah tertentu dimana penduduknya punya kebiasaan saling

Go to Top